Film

| | Comments (1)

Rencananya hari sabtu mau istirahat, tapi supaya nggak menyentuh komputer, nggak menyentuh buku, berarti saya harus milih satu kegiatan, dan akhirnya kegiatan yang dipilih adalah: Nonton DVD. Hari sabtu nonton 4 DVD: The Silence of the lambs, Conspiracy Theory, Solaris, The Bone Collector. Ternyata hasilnya malah tambah capek :), jadi hari minggu cuma nonton satu DVD: The Red Dragon.

Hal yang menarik: ternyata baju gadis yang diculik di The Silence of the Lambs itu buatan Indonesia lho (tertulis di kerah bajunya). Conspiracy Theory itu ternyata film yang lucu (terutama jika Anda tahu tentang teori konspirasi yang beredar luas: flouride, black helicopter, dll). Solaris sangat membosankan. Ada beberapa hal yang menarik di Solaris, tapi ada hal-hal lain yang sulit dijelaskan (kayaknya ini gara-gara kebanyakan nonton star trek, jadi selalu berusaha mencari penjelasan yang konsisten untuk semua event).

Hal yang didapat setelah melihat semua film itu adalah: betapa kita sering nggak berusaha maksimal dalam pekerjaan kita. Kebanyakan film itu seharusnya bisa dibuat lebih baik. Hampir semua film punya hal atau peristiwa yang jelas berlawanan dengan akal, atau jalan ceritanya tidak konsisten. Itu terasa sangat menganggu, jadi susah menghayati filmnya, padahal kadang-kadang ada hal-hal tertentu yang ingin dipelajari dari film itu. Mungkin seharusnya saya lebih banyak nonton film drama.

Tapi kebanyakan film drama juga terlalu romantis, terlalu banyak orang baik di film drama, padahal rasanya nggak sebanyak itu di dunia ini. Rasanya lebih enak menonton drama kisah nyata, dari pada menonton deus ex machina di film drama romantis yang kebanyakan ada. Nonton film yang terlalu bahagia kadang-kadang malah bikin iri.

Omong-omong soal kebahagiaan, setelah membaca artikel mengenai kebahagiaan, setelah menonton cukup banyak film, dan setelah mendengar kotbah pak Pendeta kemarin, ternyata yang membuat kita sulit bahagia itu sebenarnya kita sendiri. Kalau kita mau gembira, sadar bahwa hidup cuma sekali, sadar akan segala berkat kita, mestinya kita bisa gembira.

Yah, sayangnya dalam kenyataannya hidup ternyata lebih rumit dari itu.

Btw, Hari ini dapet mod points dari slashdot, tapi sayangnya nggak ada artikel dan posting yang sangat menarik hari ini. Kok rasanya susah banget sih nulis saat ini, padahal waktu lagi bengong rasanya banyak banget yang pengen di tulis. Time to buy a recorder to record my thoughts? Oh wait, my cell phone can do that already. Well i guess i'm just to lazy.

Categories

1 Comments

rhin said:

Kok rasanya susah banget sih nulis saat ini, padahal waktu lagi bengong rasanya banyak banget yang pengen di tulis. <-- gw sering kayak gini, kadang2 malah sambil nyiapin sarapan pagi2, sambil sikat gigi, atau pas lagi ujian, tau2 adaaa aja ide nulis, tapi pas mo nulis ga semua bisa tertulis, oh ya paling sering pas mo ngerjain tugas kalo begadang :D

Leave a comment

About this Entry

This page contains a single entry by Yohanes Nugroho published on October 6, 2003 7:25 PM.

Fast Linux on old hardware was the previous entry in this blog.

Asia OSS Symposium here i come is the next entry in this blog.

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Powered by Movable Type 4.0