Hidup di saat ini
Aku suka buku "Berjalan di Atas Air" yang disarankan oleh Bu Inge, dulu waktu aku lagi down.
Inti buku itu adalah:
Kita terlalu sering hidup di masa lalu dan masa depan, tapi tidak di masa kini. Kita selalu berpikir, mengenang, menyesali saat-saat yang sudah berlalu. Kita selalu khawatir dan berharap terhadap masa depan, merencanakan apa yang akan kita lakukan nanti setelah ini. Jarang kita menikmati saat ini, merasakan rasa makanan yang kita makan, mendengarkan suara sekitar ketika kita sedang diam.
Dan kita selalu hidup dengan batasan penilaian orang lain. Kita selalu khawatir apa yang akan dipikirkan orang lain jika kita memakai baju ini atau baju itu. Khawatir jika kita melakukan apapun, meskipun sebenarnya tidak ada satupun yang terjadi (As in: "ntar kalo dia tau, dia bakal mikir yang nggak-nggak, padahal kan kita nggak ngapa2in").
Dan sisa isi bukunya menjelaskan bagaimana cara hidup di saat ini tanpa memikirkan apa yang dipikirkan orang lain. So kenapa nggak dicoba? Pengen spend time bersama seseorang, as a friend, tanpa khawatir orang akan bilang apa.
Di bulan puasa ini, karena yang Kristen di ruang ini cuma mbak Risna, maka aku sering pergi sama dia untuk makan siang (dan kadang: malam juga), ternyata orang yang selama ini ga pernah kuajak ngobrol cukup menyenangkan untuk diajak ngobrol, dan karena udah sering makan siang dan malam, kok ya kepikiran pengen sekalian sehari penuh (ditambahin sarapan). Ditambah lagi dengan berhalangannya date untuk Angelic Choir, jadilah direncanakan hari itu.
Hari kemarin dimulai dari menjemput mbak Risna untuk sarapan bareng. Pergi ke BEC untuk beli MMC. Terus makan siang bareng. Kuliah (bareng). Terus pergi ke Angelic Choir Christmas Night di Gardu Jati. Dan pulangnya ditraktir mbak Risna di Tamani Cafe sampai jam 10.15 Malam.
Banyak hal yang menarik dan menyenangkan terjadi. Misalnya karena sama-sama nggak tau jalan, jadi sama-sama bingung. Sama-sama gak tau tempat makan, jadi harus nelpon temannya mbak Risna. It's fun to be with someone, without have to worry about many things. It's fun to change an ordinary day to be a happy day by spending it with someone who has the same idea with u :)
Sebenarnya tadinya mau menceritakan tentang Angelic Choir aja, tapi acara kemarin lebih enak untuk dinikmati, dengan mata dan telinga, daripada untuk diceritakan (foto-fotonya bisa dilihat di gallery foto site ini).
Kemarin itu hari yang menyenangkan, dan yang menyenangkan, pasti juga melelahkan. Dan saat itu rasanya menyenangkan bisa melewati setiap saat, dengan memikirkan saat itu, tanpa memikirkan apa kata orang.
Dan hari kemarin ditutup dengan berdoa, lalu mengirim SMS ke mbak Risna:
"Met Malem, Met Tidur. May God's spirit be ever by your side when you sleep and His angels watch over you when you wake"
Lalu tidur.

hehehhee..... si joe kalo cerita lumayan seru yah, kayaknya bakat nulis buku deh joe :P
wah kyknya cocok tuh sama mbak risna :p.
:)) :)) :))
Ternyata kalian toh yg ke Tamani :P
ehm.. ehm.. jadian aja deh joe :D beda angkatan itu biasa..